
Cara Sederhana untuk Membebaskan Diri dari Perilaku Merusak Diri Sendiri
Dulu, saya sering bertanya-tanya mengapa saya terus-menerus melakukan perilaku yang merugikan diri sendiri. Saya tahu apa yang seharusnya saya lakukan. Saya ingin melakukannya. Tetapi entah bagaimana, saya terus-meneru terus-menerus menghambat diri sendiri.
Kemudian, saya menonton Eckhart Tolle menjelaskan hal ini. Dan akhirnya, semuanya menjadi masuk akal.
Akar Masalahnya
Inilah yang dikatakan Tolle. Kita cenderung merusak diri sendiri karena [em emosi yang ditekan.
Pikirkan tentang itu. Anda tidak hanya membuat keputusan yang buruk. Ada sesuatu yang mendasarinya. Perasaan tertentu yang tidak Anda hadapi.
Ketika emosi ditekan, emosi tersebut tidak hilang begitu saja. Mereka tetap tetap ada di bawah permukaan. Dan pada akhirnya, mereka muncul dalam cara yang merusak.
Anda tahu Anda harus bekerja. Tetapi Anda [menunda-nunda](/article/procrast menunda-nunda. Anda tahu Anda harus makan makanan sehat. Tetapi Anda makan berlebihan. Anda tahu Anda harus berolahraga. Tetapi Anda mencari alasan.
Ini bukan hanya masalah kemauan. Ini adalah masalah emosional.
Solusi Kesadaran
Berikut adalah poin pentingnya. Anda tidak dapat memperbaiki masalah ini hanya dengan kemauan. Anda tidak dapat mengatasi masalah ini dengan logika. logika. Anda tidak bisa hanya “berusaha lebih keras.”
Sebaliknya, Anda membutuhkan kesadaran. Anda perlu menjadi sadar akan apa yang terjadi di dalam diri Anda.
Ketika Anda merasakan dorongan untuk merusak diri sendiri, jangan melawannya. Jangan mencoba menekannya. Cukup perhatikan.
“Oh, saya merasakan dorongan untuk menunda-nunda. Oh, saya merasakan dorongan untuk menyerah.” Cukup perhatikan. Cukup amati.
Ini menciptakan ruang. Ini memisahkan Anda dari impuls tersebut. Dan dalam ruang itu, Anda dapat memilih secara berbeda.
Kekuatan Jeda
Tolle berbicara tentang “[menunda impuls](/article/mel-robbins-stop-procras impuls](/article/mel-robbins-stop-procrastinating-5-second-rule/).” Ini bukan hanya trik produktivitas. Ini adalah praktik spiritual.
Ketika Anda merasakan dorongan, berhentilah sejenak. Jangan bertindak segera. Tunggu sejenak.
Dalam momen menunggu itu, kesadaran muncul. Anda menjadi hadir. Anda melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Dorongan itu tidak akan hilang. Tetapi Anda berhubungan dengannya secara berbeda. Anda tidak perlu bertindak berdasarkan dorongan itu.
Melawan Tidak Berhasil
Inilah mengapa kemauan gagal. Ketika Anda melawan suatu dorongan, Anda masih memberikan energi padanya. Anda masih fokus padanya.
Ini seperti mencoba untuk tidak memikirkan gajah merah muda. Semakin Anda mencoba untuk tidak memikirkannya, semakin Anda memikirkannya.
Alternatifnya adalah dengan membawa cahaya ke kegelapan. Untuk menyinari kesadaran pada dorongan tersebut. Untuk melihatnya dengan jelas.
Ketika Anda melihat suatu impuls dengan jelas, impuls itu kehilangan kekuatannya. Itu hanyalah energi yang bergerak melalui Anda. Anda dapat membiarkannya berlalu.
Alkimia Transformasi
Tolle menggunakan metafora yang indah. Dia berbicara tentang alkimia - mengubah logam dasar menjadi emas.
Dengan cara yang sama, perjuangan Anda dapat diubah. Kelemahan Anda dapat menjadi kekuatan. Kegelapan Anda dapat menjadi cahaya.
Hal-hal yang merusak diri Anda mengandung benih pembebasan Anda. Anda hanya hanya perlu membawa kesadaran kepada mereka.
Setiap kali Anda memperhatikan suatu dorongan, setiap kali Anda berhenti sejenak, setiap kali Anda memilih secara berbeda - Anda sedang melakukan alkimia. Anda sedang bertransformasi.
Langkah-langkah Praktis
Berikut adalah cara untuk menerapkan ini dalam kehidupan sehari-hari:
Pertama, mulailah memperhatikan impuls Anda. Jangan mencoba untuk mengubahnya. Cukup amati.
Kedua, ketika Anda merasakan dorongan untuk merusak diri sendiri, berhentilah sejenak. Tarik napas dalam-dalam tiga kali. Rasakan apa yang terjadi di tubuh Anda.
Ketiga, bawa kesadaran pada dorongan tersebut. Lihatlah dengan jelas. Jangan menghakimi. Cukup amati.
Keempat, dalam ruang kesadaran itu, tanyakan pada diri sendiri: apa yang sebenarnya saya inginkan? Kepuasan jangka pendek? Atau manfaat jangka panjang?
Kelima, buatlah pilihan Anda dari tempat kejelasan itu. Bukan dari reaksi impulsif.
Intinya
Inilah yang saya pelajari dari Tolle. Perilaku merusak diri sendiri bukanlah musuh Anda. Ini adalah [sinyal](/article/psychological-mind-traps- sinyal. Ini adalah pikiran bawah sadar Anda yang meminta perhatian.
Jangan melawannya. Jangan membenci diri sendiri karena itu. Cukup bawa cahaya padanya.
Itulah jalan menuju kebebasan. Bukan melalui usaha yang lebih keras, tetapi tetapi melalui kesadaran yang lebih besar.
Postingan Terkait

Jebakan Tersembunyi di Otak Anda yang Merusak Keputusan
Jebakan Tersembunyi di Otak Anda yang Merusak Keputusan Saya baru saja mendengar sesuatu yang benar-benar membuat saya tercengang. Ada seorang ahli bernama Sylvia Benito yang berbicara tentang bagaimana otak kita menipu kita untuk membuat keputusan yang mengerikan - dan bagaimana memahami ilmu saraf dapat membantu kita melakukan yang lebih baik baik.
Baca Selengkapnya